“Hidup Indah Dengan Saling Tolong Menolong”

TEMA : “Hidup Indah Dengan Saling Tolong Menolong”

 

Oleh :

Nama                  :        Danik Herdian

Kelas                  :        3 EB17

NPM                    :        21211732

 

 

         Namaku Danik. Saat ini statusku adalah seorang mahasiswa di Universitas Gunadarma Depok, aku juga bekerja di salah satu perusahaan swasta di Jakarta Selatan, Hobiku adalah membaca novel, komik, cerpen, dan majalah. Cita-citaku adalah membahagiakan kedua orang tuaku yang tidak pernah lelah mendukung segala kegiatan positif yang aku lakukan diluar rumah dan di masa depan, aku mempunyai cita-cita ingin membangun sebuah perusahaan besar yang sebagian labanya akan aku sumbangkan untuk membantu anak-anak Indonesia yang kurang mampu dalam pendidikan, terutama perguruan tinggi.

           Jumat pagi, aku berangkat ke kantor menggunakan sepeda motor di tengah kemacetan Jakarta yang sudah di anggap biasa, demi mencukupi kehidupanku kegiatan ini kulakukan rutin setiap hari senin sampai dengan hari jumat, dan setiap malamnya aku lanjutkan kuliah. Waktu itu tepatnya pukul 17.00 WIB aku baru pulang dari kantor dan akan menuju kampus, aku harus buru-buru karena kebetulan akan ada kuis, ternyata tiba-tiba tali koplingku putus, di daerah kemang Jakarta Selatan. Padahal perjalananku masih jauh, aku bingung karena bengkel jarang sekali di daerah itu. Lalu dengan terpaksa aku harus mendorong motorku yang beratnya kira-kira 130 kg itu. Tiba-tiba ada seorang pemuda. “kenapa mas motornya?”, Tanya pemuda itu, “ini tali kopling saya putus ”, lalu dia menawarkan diri untuk membantuku  “ Bagaimana kalau saya bantu tarik dengan tali ?”, tawar pemuda itu. Lalu aku dengan senang hati menjawab “ Baik, terima kasih ”. Karena kondisi ku sudah sangat lemas sekali, mendorong motor kurang lebih 2 km. Kemudian aku di derek olehnya mencari bengkel. Alhasil kami menemukan bengkel di daerah pejaten. Lalu pemuda itu langsung pergi, belum sempat aku mengucapkan terima kasih kepadanya. Setelah selasai service motor aku kemudian melanjutkan perjalanan, sesampainya di kampus kuis sudah berlansung sekitar 1 jam, lalu aku segera mengerjakannya. Setelah semuanya selesai aku pulang dengan badan sangat lelah dan pusing. Sesampainya dirumah aku langsung terkapar di kasur, sampai akhirnya datang pagi menyambut.

          Jumat Pagi aku seperti biasa melakukan rutinitasku, tiba-tiba aku melihat seorang pemuda usia sekitar 19 thn di tepi jalan sedang mendorong motor, hati ku langsung terketuk untuk menolongnya, aku mendekatinya lalu aku bertanya “ada apa dengan motor mu?”’  “ aku kehabisan bensin”, Jawabnya.. aku langsung saja membuka keran bensin ku dan mengucurkannya kedalam sebuah botol. Lalu aku menuangkannya ke dalam tangki motornya, dan akhirnya motor bisa hidup dan kemudian dia berterima kasih, lalu melanjutkan perjalanannya , setelah kejadian itu aku jadi berfikir bahwa hidup yang paling indah adalah dimana kita sama-sama bisa menolong dan berterimakasih. Cerita ini aku angkat dari kisah nyata hidupku  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s